Penjelasan Sistem Tenaga Listrik 3 Fasa Sistem Tenaga Listrik 3 Fasa - Daya listrik yang dibangkitkan idealnya sistem tenaga listrik 3 fasa disalurkan dan diserap oleh beban semuannya seimbang Sistem Tenaga Listrik 3 Fasa - Daya listrik yang dibangkitkan idealnya sistem tenaga listrik 3 fasa disalurkan dan diserap oleh beban semuannya seimbang
Dokumen ini membahas prosedur perancangan instalasi listrik 3 fasa yang meliputi perencanaan pemasangan dan pengujian instalasi, tenaga kerja yang berwenang, penggunaan warna kabel 3 fasa, dan tanggung jawab perencana dan pelaksana instalasi. Berdasarkan standarisasi simbol indonesia maka 3 line phase tersebut di urutkan dengan notasi R, S dan T sedangkan 1 line Netral di beri notasi dengan N. Lalu bagaimana seharusnya jaringan instalasi listrik 3 phase tersebut direncanakan ?. Setidaknya kita dapat mengelompokkan instalasi dengan dua jalur misalnya jalur penerangan dan jalur tenaga. Sistem 3 Phase: Kelistrikan pada umum ada 2 jenis yang berdasarkan sifat gelombangnya yaitu, listrik AC (alternating current) atau arus bolak-balik dan listrik DC (direct current) atau arus searah. Terdapat 2 macam sistem pada listrik AC, yaitu sistem 1 fasa dan 3 fasa. Ketentuan-ketentuan komponen- instalasi penerangan 3 fasa yang sesuai dengan PUIL. Kabel. } Sebagai penghantar digunakan kabel berisolasi ganda (misalnya NYM) yang terdiri atas dua atau tiga inti tembaga pejal dengan penampang tiap intinya minimum 1,5 mm2. } Kabel dicabangkan dalam kotak pencabangan dengan penyambungan yang baik. Untuk menjalankan motor 3 fasa memerlukan beberapa komponen listrik yang berfungsi sebagai kendali dan pengaman untuk motor listrik itu sendiri. Komponen - komponen tersebut antara lain MCB 1 fasa, MCB 3 fasa, magnetik kontaktor, TORL, push button, jogging, timer, amperemeter, dan voltmeter. . 111 155 453 491 32 118 28 22

komponen instalasi tenaga listrik 3 fasa